BAB II DO BOD KUALITAS FISIK AIR

A. Landasan Teori 1. Sungai Sungai dapat didefinisikan sebagai saluran di permukaan bumi yang terbentuk secara alamiah yang melalui saluran itu air dari darat mengalir ke laut..

Aku mendengar dan melihat 2

aku datang lagi di desa baru yaitu desa bui-bui, aku melihat ada seseorang gadis yang sangat polos, ia tampaknya tinggal bukan dengan ke2 orang.

BAB V KESIMPULAN SARAN DO BOD

A. Kesimpulan 1. Kualitas fisik air (warna, bau dan suhu) sungai Anafre, sungai APO Gudang tidak memenuhi syarat di bagian tengah dan muara. .

saat bersama poltekes jayapura

Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan dan menyedihkan bagi kita-kita, yups karena nanti sore kita sudah upaca yudisium ne, ya bahagianya karena kita sudah menyelesaikan perkuliahan.

sahabat dan cinta dimana kamu?

apa yang harus kulakukan? dimanakah sahabtku hari ini tiada kabar? huh jangan bosan-bosan ya? pastinya, karna cinta dan persahabat tidak akan lepas dari kehidupanku, dan aku harap begitu dengan kalian.hehe.

Friday, February 15, 2013

hanya senyuman bahagia

cerita ini menceritakan di saat aku masih berumur  10 tahun, di mana aku sedang duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar, di mana waktu itu aku begitu banyak sahabat-sahabat, meski waktu itu aku belum tahu apa itu persahabatan, tapi aku begitu punya banyak teman, dan hingga sekarang umur ku 21 tahun aku masih bersama mereka. aku terlahir dari keluarga yang sederhana dan berkecukupan, aku sejak kecil terkenal dengan sikap lucu dan sopan ku, karena di antara semua teman ku hanya aku waktu itu yang sudah menguasai bahasa jawa, ya aku berasal dari keluarga jawa, tapi aku terlahir di papua, sehingga tidak banyak mereka yang tahu akan bahasa daerahnya masing-masing. aku sangat bersyukur semua guru bisa mengenali ku dengan sangat jelas, dan semua teman juga menyayangi ku, waktu kecil aku merasakan kebahagiaan yang tak henti-hentinya menghampiri ku. orang tua yang menyayangi ku dan adik yang menyayangi ku, begitu pun dengan ku, aku sayang mereka banyak. sewaktu kecil aku tidak bisa melihat teman ku jika tidak jajan di sekolah, jika ada uang lebih dan bisa berbagi untuk mereka aku selalu berbagi dengan mereka, tapi jika aku tidak ada, maka kita semua pun tidak jajan sama-sama, tapi itu tidak membuat kita bersedih karena permainan jaga benteng sewaktu kecil ya itu yang selalu menemani kita saat jam istirahat.

1 tahun kemudian
sekarang aku duduk di kelas 5, dan tugas mulai banyak waktu itu dan sering sekali kita belajar kelompok untuk menyelesaikan tugas sekolah, tapi pada saat mulai kelas 5 semuanya tiba-tiba berubah, salah satu sahabat ku, tiba-tiba tidak hadir dalam tugas kelompok yang di laksanakan di rumah ku, aku mulai bingung kenapa belakangan ini dia sering tidak bersama kita. apalagi ini tugas sekolah, memang sebelumnya saat belajar kelompok dulu tidak pernah mengerjakannya di rumah ku, karena teman-teman yang mengusulkan untuk bergantian sehingga hari itu jadwal nya belajar di rumah ku, aku tak mengapa dia tak datang aku berfikir dia sibuk bantu ke dua orang tuanya, aku tetap memberikan tugas ku padanya, meski dia tidak pernah datang. tapi lama semakin lama aku pun bertanya pada nya mengapa dia tak pernah datang ke rumah ku, dan mengapa juga saat jadwal belajar jatuh pada dia, dia juga tidak mau menerima kita di rumahnya, aku semakin bingung dengan kebiasaan-kebiasaan nya, sehingga membuat aku merasa suasana nya tidak sesantai dulu, dan saat jam istirahat berbunyi seperti biasa semua pergi bermain di luar dan aku waktu mencoba untuk tidak keluar kelas, dan dia ada teman ku, dia diam di dalam kelas, sepertinya dia melamun. aku pun menghampirinya dengan halus:
'' sahabatku kenapa kamu murung belakangan ini dengan ku, kamu juga tidak datang belajar kelompok di rumah ku, ada apa sebenarnya?''
dia hanya diam dan terdiam sedangkan aku merasa aku butuh penjelasan darinya, karena kita tidak pernah seperti ini sebelumnya, aku pun terus mendesaknya agar dia bercerita sehingga aku sedikit kasar padanya.
'' sahabat apa sahabat, kenapa kamu diam, apa salah ku?''
tiba-tiba dia berdiri dari tempat duduk nya dan berkata'' aku bukan sahabat mu, kamu bilang sahabat, omong kosong dengan persahabatan, selama ini kamu memiliki semua yang kamu miliki sedangkan aku tak pernah memiliki seperti apa yang kamu miliki, orang tua yang menyayangi mu, orang tua yang selalu memperhatikan mu, dan semua teman-teman hanya tertuju pada mu, tidak pada ku, aku hanyalah gadis miskin, jelek, dan tak secantik dirimu, semua ingin bersama mu, jika 1 hari kamu tidak masuk semua menanyakan mu?! sedangkan aku tidak ada yang peduli sama aku!! dan aku tidak pernah datang belajar kelompok di rumah mu, aku malu, pasti jika aku datang semua teman-teman melihat aku seperti gembel!! puas kamu!! dia sangat marah sekali.
'' sahabatku, aku tidak pernah berfikir sejauh itu kita semua sama aku dan yang lain peduli sama kamu, kita sayang sama kamu, orang tua mu juga sayang sama kamu, tidak ada yang tidak sayang sama kamu? desah ku mengatakannya dengan penuh perasaan''
''iya kita sayang kamu, kita peduli sama kamu'' jawab semua teman-teman yang tiba-tiba ada di belakang kita. kita pun sangat kaget ternyata mereka semua juga tahu jika kita akan seperti ini, sehingga mereka mendengarkan kita dari belakang pintu. 
'' lihat sahabat ku, semua menyayangi mu, semua peduli sama kamu, kamu sendiri lah yang membuat suasana hati mu gelisah, padahal semuanya menyayangi mu dan baik-baik saja. iya kan?'' kita pun semua berpelukan dan tak ada suatu masalah lagi yang di sembunyikan, dan kita kembali seperti biasanya yang selalu menyayangi satu sama lain.

3 tahun kemudian
perjalanan ku dan sahabat-sahabat ku sangat lah erat hingga sampai saat ini, dan sekarang tibalah saatnya perpisahan, kita akan melanjutkan di Sekolah Menengah Atas, dan ternyata kita tidak bisa bersama-sama kembali, mereka semua pergi dan memilih sekolah yang menurut mereka baik dan menurut keahlian mereka masing - masing. kita hari itu sangat bersedih sahabat ku yang menyayangi ku akan pergi meninggalkan aku, semua akan pergi ke luar kota, sedangkan aku masih tetap bertahan di sini, di kampung halaman ku. dan saat itulah aku sendiri dengan memulai lembaran baru, sahabat-sahabat ku yang menemani ku selama 10 tahun kini mereka semua pergi meninggalkan aku, aku yang menyayangi mereka dan mereka yang menyayangi ku, aku seperti tanah yang tandus, gersang tak ada senyuman selabar dulu, semua sahabat telah pergi, sehingga aku harus menyesuaikan dengan teman-teman baru ku, semua tak ada yang tersisa, hanya beberapa teman saja yang masih aku kesepian, makan bersama, belajar bersama, bermain bersama, saat kumpul bersama mereka, canda, tawa, gurau kini aku sendiri tanpa mereka di dekat ku, aku tidak tahu sampai kapan ini, dan kapan aku bisa bersama mereka berkumpul kembali, masa-masa kecil ku yang begitu bahagia saat bersama mereka, mereka yang aku sayangi dan mereka yang menyayangi ku. kini hanyalah kenangan yang tersisa kenangan indah sewaktu aku masih kecil.

6 tahun kemudian
sekarang umur ku 21 tahun, aku teringat masa-masa waktu kecil ku yang penuh dengan kebahagiaan dan persahabatan yang sangat erat, hingga kini aku belum bisa berkumpul bersamanya kembali, entah kapan masa itu bisa ku rasakan kembali, karena hingga saat ini aku belum menemukan nya. entah sampai kapan, aku harus menunggu rasa itu, aku berharap kalian di mana pun kalian berada kalian ingat di masa waktu kecil kita, masa yang tak pernah sedih, dan hanya bahagia yang kita miliki. aku sayang kalian semua. aku di sini menunggu kalian untuk bersama kembali.








Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 6:34 PM

aisyah vs aisyah

aku adalah seorang gadis yang usia ku sekitar 17 tahun, ya aku mulai mengenal cinta pada umur 17 tahun, tapi aku belum tahu cinta yang sesungguhnya, aku jatuh cinta pada seorang laki-laki, yang sangat mencintai ku, dia bernama asep, asep adalah seorang guru ngaji di desa nya, dan aku pun mencintai dia, karena aku bersyukur tuhan telah mempertemukan aku dengan seorang laki-laki yang sholeh, dan aku berharap ini cinta pertama dan terakhir ku, aku terkadang merasa apakah mungkin seorang laki-laki sholeh benar-benar mencintai dengan apa adanya, aku pada umur 17 tahun tingkah ku bisa di bilang seperti laki-laki, tapi di samping itu aku juga mempunyai sikap ke ibu-ibu an yang bisa membuat seseorang jatuh cinta padaku, dengan rambut panjang ku, dan hobi memasak ku, dan juga wajah yang sempurna sehingga pada waktu banyak lelaki yang menginginkan ku, dari yang miskin sampai yang kaya, dari yang jelek sampai yang cakep, dari anak yang masih umur di bawah ku, sampai dengan anak yang di atas ku, ya semua menyukai ku, tapi aku tertarik hanya pada laki-laki yang bernama asep, kehidupan nya yang sederhana, dan sikap religius nya yang membuat mata ku terbuka, dan ingin rasa nya aku selalu bersama nya, aku juga tidak tahu mengapa dia bisa mencintai ku, tapi itulah cinta.

1 tahun kemudian
aku dan asep semakin dekat hubungan kita, dan jarak umur antara aku dan asep berbeda jauh 8 tahun, sehingga aku berusia 18 tahun dia berumur 24 tahun, sedangkan aku masih mempunyai begitu banyak cita-cita yang harus aku gapai. aku mulai resah apakah dia akan bertahan atau meninggalkan aku, dan selang beberapa hari saat dia berumur 25 tahun dan aku masih 19 tahun, dia mengajak ku untuk menikah, dan dia akan datang ke rumah ku, karena selama ini, ke dua orang tua ku tidak tahu, dan aku pun dengan beratnya menolak nya, dan aku tidak ingin menikah sebelum aku berhasil, dan membuat ke dua orang tuaku bangga sama aku, dan dia terus mendesak ku, itu membuat ku bingung resah dan gelisah, sehingga aku pun menyuruhnya bertahan dan menunggu ku, dan syukurlah dia berkata bersedia menunggu ku, dan aku pun mempercayainya,sehingga aku lebih tenang menghadapi perjalanan hidup ku ini.

3 bulan kemudian
aku merasa asep sudah berubah dengan ku, dan aku pun mulai bertanya-tanya ada apa ini, dan pada saat aku bertanya dia mengatakan jika semuanya baik-baik saja, dan saat aku bermain di salah satu teman ku, dan ternyata di sana ada 3 teman yang lainnya, dan di saat kita mulai bercanda gurau bersama, teman ku melihat foto asep, dan dia bilang wah ini yang sering datang ke pondok kan? yang sering menemui aisyah kan? saat itu aku masih bingung dan sedikit rasanya hati ini ter iris, tapi aku mencoba menenangkan, dan pura-pura asep adalah teman dari kakak ku, dan aku pun perlahan mencari tahu, ada apa sebenarnya ini? setelah aku membuat teman ku itu bercerita ternyata asep sering main ke pondok, memang di selalu bilang sama aku saat dia akan pergi ke pondok, tapi dia bilang mau mengajar di pondok, karena di suruh bantu pak haji di sana, dan ternyata asep menipu ku, dia di sana sudah di jodoh kan dengan seorang gadis yang bernama Aisyah, hati ku saat itu benar-benar terpukul, karena selama ini aku sudah percaya padanya. aku pulang terlambat, dan ternyata asep sudah di kos ku, dan sudah dari tadi dia menunggu ku, seperti biasa sikap manis nya dan tak lupa coklat yang selalu di berikan kepada ku setiap dia datang, tapi aku melihat dia datang aku seperti gadis bodoh, karena selama ini aku tertipu oleh dia, dan aku pun tak bersikap seperti biasanya, aku sangat sakit, dan aku tak ingin rasanya melihat dia, dan aku pun berkata pada nya jika aku sangat lelah dan ingin istirahat, dan dia pun pamit pulang dan memberikan coklat itu pada ku, dan dia pun berpamitan ke pondok lagi, setiap sore dia selalu datang dan membawa coklat aku tak terlalu menyapanya, dan dia selalu bilang akan pergi ke pondok di panggil pak haji, aku pun sangat kecewa dan hati ini begitu sakit, dan aku harus bisa memutuskan nya, dan besok aku berencana akan pergi ke rumahnya untuk menanyakan hubungan kita. 

pagi hari nya aku pergi bersama sahabatku, tapi aku datang sendiri, dan sahabat ku pergi karena dia ingin aku segera menyelesaikan masalah ku ini. aku pun berjalan menuju rumahnya, dan aku dengan rasa berharap dia memilih ku, untuk selamanya. saat aku mengetuk pintu rumahnya dia si asep tak membuka pintunya dengan lebar, dan dia tak menyuruh ku masuk, dia bersuara kecil dan mengatakan aku mau mandi dulu, kamu sabar ya, aku jadi heran, sampai segitu nya aku tak di persilah kan untuk masuk ke dalam rumahnya. aku pun menunggu nya di depan pintu dan karena aku tidak sabar, aku pun memberanikan masuk ke rumahnya, dan.......... sakit hati ku, karena aku melihat asep bersama Aisyah ada di dalam rumah, sedangkan aku di biarkan di luar, aku pun tak bisa berkata apa-apa dan aku langsung keluar dan pulang tanpa sepatah kata pun, asep pun berlari mengejar ku, dan aku pun tak menghiraukan nya, sampai di rumah teman ku, aku menangis dan menceritakan semua kejadian yang aku lihat, dan sahabat ku berusaha menenangkan ku, aku yang begitu percaya padanya dan ternyata semua hanya omong kosong belakang.

ke esok kan hari nya pagi-pagi dia sudah ada di depan kos dan meminta maaf, aku pun bertanya siapa dia dan kenapa semua bisa terjadi, pada saat itu aku sangat marah, dan ternyata asep pun menceritakan kalau ke dua orang tuanya sudah saling setuju, dan asep pun tidak bisa menunggu aku terlalu lama, dia akan meninggalkan Aisyah asalkan aku segera menikah dengan asep, itu tidak mungkin bagi ku, karena aku masih begitu muda pada saat itu juga aku belum ada pikiran untuk menikah, dan akhirnya kita saling berdebat, emosi ego amarah semua di keluarkan, dan akhirnya asep meninggalkan ku, dan dia menikah dengan Aisyah, tanpa undangan asep menikah, tanpa diriku asep bisa melakukan itu semua, dia sangat kejam dan melukai hati ku. aku sempat sakit, dan asep pun masih mengganggu ku dengan kiriman-kiriman suratnya dia minta maaf dan mengatakan menyesal, tapi itu tak membuat semuanya berubah. aku seperti tak bisa berbuat apa-apa, kenapa aku begitu mempercayai nya, kata-kata yang manis, janji-janji nya, dan sikap sholeh nya itu yang membuat dia tak salah pilih, aku tak pantas untuk dia.

1 tahun kemudian
sekarang umur ku 20 tahun dan aku memulai lembaran baru dan semangat baru, dan aku harus bisa membuktikan jika aku bisa tanpa dia dan aku harus lebih baik dari sebelumnya, aku pun sudah mendapatkan pengganti asep, sekarang aku mencintai cinta berdasarkan kekurangannya, jika dulu aku mencintai asep dengan kelebihan-kelebihan nya, sekarang aku menerima seseorang dengan kekurangan nya, agar aku dan cinta bisa saling melengkapi, aku berjalan dengan cinta dan aku pun mulai merasakan kembali cinta itu datang meski masih begitu berat aku jalani, dan sekian lama aku menjalani cinta aku bertemu kembali dengan sosok seseorang laki-laki sholeh, aku pun jatuh cinta pada nya, tapi di lain pihak aku bersama cinta yang lain, sehingga aku harus bersabar dan bertahan, aku tak ingin membuat cinta itu sakit, dan ternyata laki-laki sholeh itu juga mempunyai dengan seorang Aisyah juga, ya nama sama tapi beda orangnya, ternyata hidup ini penuh dengan seni. aku sesekali teringat tentang masa lalu, hanya karena Aisyah dan Aisyah lagi. ada apa sebenarnya dengan kehidupan ku, kenapa meski nama Aisyah?? tapi itu tak membuat ku terjatuh untuk yang ke dua kalinya, aku akan tetap menjaga cinta, persahabatan , keluarga karena semua ada dalam kehidupan nyata. semoga semua ini menjadi berkah buat ku.

dan di umur ku 21 tahun ini aku akan menjadikan semuanya indah pada waktunya, dan biarkan semuanya menjadi pelajaran berharga buat ku, karena semua hidup, ibu ada tujuan pertama ku, ayo buat semuanya jangan mudah putus asa, walau begitu banyak masalah jangan sahabat ku menganggap itu ada masalah, tapi itu ada pelajaran yang harus kalian kerjakan, ya kayak di sekolah gitu, ada pelajaran pastinya ada ujian kan, bukan masalah kan?? 

aku menyayangi kalian semuanya...
























Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 3:25 AM

Thursday, February 14, 2013

hidup ini indah

ibu... ibu... aku pulang?? ibu..ayah.. kok sepi pada ke mana ya?
aku berjalan menuju ruang keluarga dan seperti biasa sepulang sekolah, aku langsung menyalahkan televisi. tapi pada saat itu aku sangat kaget, di mana televisi ku? di ruang tamu aku pun tidak melihat televisi, dan di dapur televisi yang sudah tua juga tidak ada, dan di rumah sangat sepi, hati ku pun bertanya-tanya, pada saat itu usia ku baru 12 tahun, dan adik ku 10 tahun, ya hanya 2 bersaudara aku pada saat itu, aku pun makan, tapi saat aku buka tudung makanan pun di sana tak seperti biasa, sepertinya ini nasi dan sayur kemarin, aku pun tak menghiraukan itu, tapi hati bertanya di mana ke dua orang tua ku dan adik ku? aku tidak tahu harus mencari ke mana lagi, aku pun membereskan rumah ku yg berantakan, dan memasak, dan setelah selesai masak dan beres-beres rumah, mereka datang, ya adik dan ke dua orang tua ku. dari dalam rumah aku melihat ada tangisan dari ibu ku, tapi aku tidak berani menayakan itu semuanya, dan akhirnya aku pun hanya bisa terdiam dan menunggu mereka yang berbicara, dan sore hari saat kita berkumpul di ruang keluarga, ayah ku bercerita dan kalau sebentar ada yang datang maka ibu dan ayah akan pergi ada urusan, dan kamu kakak di rumah sama adik mu, jaga dia, sudah malam tetaplah diam di rumah belajar. aku pun memberanikan bertanya sebenarnya ada apa ayah? siapa yang sebentar akan datang? desah ku dengan sangat ingin tahu pada waktu itu, dan ibu ku menangis itu yang membuat aku bingung dan penasaran, '' sudah nanti ada polisi yang datang jika memang harus berlanjut dan biar selesai secepatnya mungkin ayah dan ibu akan pergi ke luar kota untuk beberapa hari. ingat itu dan kamu belajar yang baik ya? '' iya ayah'' jawab ku.

aku pun bersama adik ku segera masuk kamar karena sudah larut malam, dan aku berharap semoga malam ini tidak ada yang datang agar ke dua orang tua ku tak pergi malam ini. sekitar jam 12 : 45 aku terbangun karena aku mendengar kan sesuatu, dan ternyata ibu dan ayah ku belum tidur, tak sengaja aku mendengarkan pembicaraan mereka,'' sudah lah bu, yang sabar yang penting kita berusaha, kan bukan kita ibu yang sebenarnya mengambil uang mereka, ibu juga tidak tahu kan kalau semua jadi kayak begini, membantu tapi malah yang di bantu menjebloskan kita dari belakang, sudah lain kali tidak usah mengulangi nya lagi, ayah cuma tidak habis pikir, kok sampai barang-barang kita di ambil, dan kemarin ada pencuri, sejak kapan bu di halaman kita ada pencuri kalau tidak suruhan orang itu.

Dan aku pun mulai tahu permasalahannya, iya ibu ku ada seorang bendahara di sekolah, dan pada suatu hari ada seorang guru yang pinjam uang, sebelumnya ibu ku tidak bisa memberikan uang itu ke pada siapa pun, tapi karena ibu ku kasihan dan dia berjanji akan mengembalikan nya sebelum hari pembagian, ibu ku pun memberinya dan ketika saat pembagian uang bulanan tiba, guru tadi tak ada kabar, dengar-dengar dia pergi ke luar kota, dan ibu ku terpaksa membayar mereka semua dengan uang pribadi ibu ku sendiri, karena jumlah guru di sekolah ibu banyak maka ibu tak membayar semuanya, ibu hanya membayar setengahnya, dan selama 1 bulan kemudian guru itu datang dan minta uang bulanan nya, ibu ku bingung dengan sikap nya, padahal dia pinjam uang sekolah belum di kembalikan tapi kenapa malah minta uang bulanan nya, sehingga ibu pun tidak memberinya uang bulanan nya, yang ada ibu bertanya kepada guru tersebut agar segera membayar hutang sekolah, tapi yang ada ibu ku di jauh kan, di buat seoalah-olah ibuku yang korupsi, dan terpaksa harus berurusan polisi.

pagi harinya saat aku terbangun, mereka sudah siap semua di meja sarapan, dan memanggil aku dan adik ku untuk sarapan, dan saat kita akan memulai sarapan tiba-tiba ada yang mengetuk pintu, dan aku pun yang membuka nya, dan ternyata ada 2 polisi yang sudah di depan pintu,'' ada ayah?'' tanya polisi itu, aku pun memanggil ayah dan ayah pun segera berdiri dari meja makan begitu pun ibu, mereka semua ada di ruang tamu, dan aku bersama adik ku sarapan, tak lama kemudian ibu ku ke belakang dan memberi tahu kalau mereka harus pergi ke kantor polisi ada urusan mendadak, aku pun mengizinkan mereka pergi, dan aku sangat ketakutan, jika aku melihat seorang polisi, mereka membawa ke dua orang tua ku, seakan-akan pagi yang biasanya di penuhi dengan senyuman dan canda gurau, kini berubah sesaat menjadi tangisan, aku sangat sedih, tak pernah aku berfikir jika aku harus merasakan suasana yang membuat ku benar-benar ketakutan, dan aku ingat kalau kemarin adik ku pergi bersama ayah dan ibu, aku pun bertanya padanya'' dek.. kemarin bagaimana, sewaktu adik ikut ayah'' ?? iya kakak, kemarin ayah dapat pukul dari polisi dan ibu menangis semua di sana sepertinya memojok kan ayah dan ibu, dan ibu menangis kak !! jawab adik ku, dan aku ingin sekali rasa ikut bertindak dalam kasus ini, tapi aku waktu itu masih berumur 12 tahun, jadi anak se umur itu pasti aku tidak mungkin ada yang mau mendengarkan aku.

malam telah tiba, hujan sangat deras, dan lampu mati, aku bersama adik ku di rumah menunggu ke dua orang tua ku yang tak kunjung datang, aku takut dan sangat takut pada waktu itu, apalagi setelah mendengar cerita adik ku, jika ayah ku di pukul oleh seorang polisi, dan saat itu lah aku benci polisi tapi aku ingin menjadi polisi yang benar-benar tahu akan kesalahan dan kebenaran, tak pandang siapa itu dia, adik ku mulai mengantuk aku menyuruh nya segera tidur, adik ku pun tak ingin tidur, dan aku sudah tidak bisa menahan air mata ku ini, aku kangen dengan ayah dan ibu, di saat hujan besar, lampu mati yang biasanya kita gunakan untuk berkumpul dan bergurau bersama kini aku haru menangis untuk menanti kedatangan mereka, sudah larut malam adik ku pun sudah mulai mengantuk dan tertidur, sehingga aku sendirian, aku hanya bisa terus berdoa dan berdoa agar ke dua orang tua ku segera pulang dan baik-baik saja, aku tak henti memanjat doa ku, aku sangat ketakutan, pikiran ku yang tak begitu tahu pada waktu itu, aku hanya takut jika ke dua orang tua ku tidak pulang dan di penjara karena kesalahan orang lain, aku sangat kacau pikiran ku pada waktu itu, jam 11: 10 menit aku masih terus berdoa dan berdoa, hujan yang deras begitu pun dengan air mata ku yang deras, menunggu ke dua orang tua ku datang. dan tak lama kemudia ke dua orang tua ku datang.

setiap pagi selalu saja ada polisi datang mengganggu acara sarapan pagi bersama kita, dan sering sekali itu terjadi, ke dua orang tuaku bolak balik polisi, dan aku harus merawat adik ku sendiri mengurus pekerjaan rumah itu, dan hari-hari yang ku jalani pada waktu itu penuh dengan air mata, televisi kesayangan ku, sudah tidak ada, barang-barang di rumah sudah di ambil polisi dan aku merasa sangat terasa peristiwa itu terjadi. ya masalah itu berjalan selama 3 bulan. dan di anggap telah selesai. aku pun sangat gembira karena masalah ini sudah selesai, akhirnya aku bisa berkumpul bersama keluarga lagi. dan semua barang-barang telah di kembalikan, aku merasa masalahnya sudah selesai dan sudah tidak ada dan tidak akan ada lagi masalah yang berurusan dengan polisi, aku benci itu.

3 tahun kemudian
umur ku sekarang 15 tahu sudah 3 tahun ini hidup ku sangat bahagia, dan tak ada lagi polisi-polisi yang mengganggu kita pada saat kita sarapan pagi. tapi........tiba -tiba pagi itu ada yang mengetuk pintu dan aku pun yang membuka pintu itu dan ternyata polisi itu lagi, dan menanyakan ayah ku lagi, aku sempat bingung, karena aku berfikir selama ini urusan sudah selesai, tapi ternyata belum juga usai. ayah dan ibu ku kembali lagi ke kantor polisi bolak balik kantor polisi, sampai-sampai pada waktu itu, ayah ku bilang jika memang ayah harus di penjara, jangan kalian menangis karena ayah di sana bukan atas kesalahan ayah tapi karena ibu, ibu yang mau menolong seorang teman tapi teman itu menjatuhkan ibu, aku sangat sedih waktu itu dan sangat tidak mau jika ayah ku ada di penjara.


1 bulan kemudian
setiap hari ayah ku bolak balik kantor polisi dan ternyata ada seorang bapak-bapak yang membantu ayah ku, ternyata mereka adalah temannya guru yang juga pernah di tipunya, '' musuh dalam selimut'' dan untung nya saat masalah itu terjadi guru tersebut menceritakan kebohongan nya dengan orang tersebut, dan karena bapak itu sudah capek di bohong terus menerus, setiap kali bertemu dengan guru itu bapak selalu merekam nya dan membawa kamera tersembunyi, dan kebetulan juga masalah bapak ada di kamera ini. dan pada akhirnya semua bukti telah terkumpul, dan ayah ku bebas, dan guru itu masuk ke dalam penjara, tapi ibu ku tak membiarkan itu terjadi, ibu ku masih saja menolongnya,karena guru itu juga masih mempunyai anak yang harus di urus nya. dan selesai lah masalah nya hingga sekarang. Allhamdullilah sudah tidak ada polisi yang datang bolak-balik ke rumah ku, yang ada polisi tinggal di rumah ku, karena adik ku sekarang sudah menjadi polisi, dan aku sudah selesai kuliah nya, umur sekarang sudah 21 tahun dan adik ku berumur 19 tahun, dan aku sekarang bukan 2 bersaudara lagi, tapi 3 bersaudara, aku perempuan sendiri, dan 2 adik laki-laki, Allhamdulillah... ini semua berkat Allah SWT. amin.. terima kasih ya Allah...semua pada akhirnya ada jawabannya. dan indah pada waktunya.

untuk semuanya ayo kita harus banyak bersabar dan berusaha terus, agar semua indah pada waktunya...
Allah selalu bersama kita. amin

selesai






















Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 11:11 PM

kasih sayang cinta

aku tidak tahu sedang apa sekarang
aku tidak tahu sedang apa sekarang
aku tidak tahu kapan itu sekarang
aku...
aku....
aku mencintai mu
mencintai mu lebih dari yang kau tahu

hahay...!!! sekarang tanggal 14 februari, ehmm aku seneng banget hari ini, kalian mau tahu,atau sudah tahu, yee bukan tahu, ih sok tahu, bukan hari valentine tapi to, keluargaku baru kasih kabar kalau tiket sudah di tangan, so artinya ortu ku akan datang ke jayapura, karena Allhamdullilah berkat keluarga saudara dan sahabat-sahabat adik ku akan di lantik, dan selesai masa pendidikan nya di SPN, wah senangnya, ya semoga dia menjadi orang yang lebih baik dan bertanggung jawab, dan selalu di beri kekuatan iman dan islam selalu oleh Allah swt, ehmm tapi sebenarnya aku sih yang masih merasa ganjil. ya soalnya aku akan pulang, pulang ke mana coba? hehe pulang ke kampung halaman ku, Manokwari, ya antara senang dan sedih, aku di Jayapura sudah 4 tahun memang waktu yang di Jayapura ini lebih sedikit dari Manokwari, tapi aku merasa Kota Jayapura memiliki kenangan tersendiri dan pastinya Manokwari juga. sahabat-sahabat ku semuanya yang aku sayangi dan yang menyayangi ku, heheh aku ucapkan banyak terima kasih yaa, karena kalian semua aku di sini dan kalian juga aku bisa bertahan hingga saat ini,, dan yang palin penting dan terpenting buat ke dua orang tuaku yang menyayangi ku lebih aku sangat berterimaksih banyak buat kalian semuanya, karena kalian lah yang selalu memanjatkan doa untuk anak-anak mu ini, doa mu, semangat mu, senyuman mu, dan motivasi dan yang lainnya yg begitu banyak kalian berikan buat anak-anak mu. aku menyayangi mu... Semoga Allah melindungi kalian semuanya selalu.


jika aku harus pergi
jika aku harus tinggal
jika semuanya terjadi
jika semuanya tak terjadi

jika semuanya berjalan
jika semuanya terhenti
dan jika aku yang harus melakukannya

maka aku akan melakukan untuk 
mu orang tua ku
karena kebahagian mu adalah kebahagiaan ku 
kebahagiaan ku adalah kebahagiaan mu
aku menyayangi kalian 
saat ini aku berusia 21 tahun dan aku masih belum memberikan yang mereka mau
tapi saat ini aku sudah berusaha dan akan selalu berusaha untuk mendapatkan apa yang mereka mau.
aku yakin aku bisa, karena Allah swt bersama ku selalu. amin..







Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 6:36 AM

cinta lagi

nama mu selalu hadir dalam harian ku
bayangan mu selalu hadir setiap langkah ku
suara mu selalu menyemangati ku di saat aku jatuh

hidup di dunia hanya sebentar saja
bila nanti air mata, harus menangis, menangislah karena Nya

Di sore hari ini seharian cuacanya menurut ku seru,,, gimana tidak, waktu aku keluar dari rumah menuju kota panas,, banget, eh setelah sampai kota hujan turun deras,,,banget, dan aku tapi tidak sendiri aku bersama teman ku, dan karena sudah lama sepertinya aku mengharapkan hujan membasih ku, aku pun mengajak teman ku untuk berjalan kaki menuju kantor kesehatan pelabuhan, weh baru dapat setengah perjalanan hujan yang tadinya deras tiba-tiba panas lagi humm seru kan,,,, baju yg basah di badan kering di badan, wkwkw kayak lagu aja. lanjut....

setelah itu kita mampir di pasar lo, dan aku melihat seorang di sana ada seseorang yang sepertinya ada kebingungan ada apa yaa, lihat ah........heheh dan setelah aku mendekatinya ternyata dia seorang pedangan buah jeruk, dan masih sangat mudah, dan aku membeli buah jeruk itu, dan saat aku membayar dengan uang besar, dia sebelumnya bertanya berapa jumlah yg aku beri padanya, dan ternyata dia tidak bisa melihat, aku pun lalu memberi tahu kepadanya jika uang ku sekian dan kembali sekian, dan pun memberikannya padaku, aku pun bertanya padanya: mas... apa mas dengan semua pembeli yang membeli jeruk mas, mas selalu mempercayainya sehingga mas harus bertanya langsung pada pembelinya?  iya mba, aku yakin dengan Allah, aku percaya, jika ada yang tak jujur toh aku masih punya Allah yang selalu aku percaya, jadi mba rezeki jodoh, dan semuanya Allah sudah tentukan, yg terpenting adalah usaha mba, jawabnya" hati ku sangat tersentuh dan sesaat aku terdiam memandangi penjual jeruk itu, di dalam kekurangannya, ternyata ada kelebihan yang ia miliki tanpa kita sadari. jadi merasa malu hati ini, kawan ku semuanya, ayo kita belajar dari seorang pedagang jeruk, yg selalu ingat Allah dan menyerahkan semuanya kepada Allah swt. karena bukan hasil yg harus kita banggakan selalu, tapi adalah usaha kita. ok. sampai di sini dulu, ntar lain waktu aku sambung lagi. okey aku menyayangi mu..









Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 5:46 AM

Tuesday, February 12, 2013

cinta mu cinta ku

assalamualaikum2...?? hehe ehmm gimana kabar, bete ne, aksesnya lagi lemot...banget sudah 1 minggu ga posting deh, jadinya bingungkan, kebanyakan tidur ne, hehe tapi buat kalian-kalian tetap semangat yaa, jangan yerah gitu dunk, wkwk


tiba-tiba teringat sahabat-sahabat ku, jadi kangen ......

untuk sahabat-sahabat ku terima kasih buat kuliah nya, jangan bosan-bosan yaa

sekian lama aku belajar, dan sekian lama aku menahan rasa amarah ku, ehmm sebenarnya sih ga lama pikiran aja kali ya..aku tulis ini buat sahabat-sahabat ku, dan pastinya buat orang yang menyayangi ku, salam ukhuwa selalu ya, semoga ikatan tali silahturahmi kita tetap berjalan seperti apa mau kita. dan semoga kita semua di beri kemudahan dan kelancaran selalu oleh Allah swt, apa pun itu selama itu baik buat kita semua, Amin.. ehmm

 terimakasih mudah-mudahan ini semua menjadikan aku lebih baik dan pastinya tambah pinter dunk

aku menyayangi kalian semuanya

Allhamdullilah...
ya Allah terimaksih aku bersyukur pada mu
engkau telah memberikan aku seoarang sahabat 
yang selalu mengingat kan aku kepada Mu
yang membimbing ku untuk selalu di jalan Mu
yang mengajarkan aku kebaikan
saat aku melihat wajahnya, aku teringat Allah
dan saat mendengar kata-kata mu, menambahkan ilmu agama bagi ku
dan saat melihat gerak-gerik nya aku teringat mati

ya Allah...
terimakasih engkau telah mengirim seorang sahabat yang bisa membawaku untuk lebih baik
terima kasih engkau telah mengirim seorang sahabat yang bisa membawaku untuk menikmati hidup .terima kasih buat semuanya Ya Allah....


terima kasih..........

Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 4:08 AM