Friday, June 8, 2012

Aku mendengar dan melihat 2

aku datang lagi di desa baru yaitu desa bui-bui, aku melihat ada seseorang gadis yang sangat polos, ia tampaknya tinggal bukan dengan ke2 orang tuanya tampaknya ia tinggal bersama kakak iparnya, gadis itu bernama bunga, dan iparnya itu bernama lestari, mereka tinggal ber2 aku belum tahu apakah rumah yang mereka tinggali sangat baik-baik saja atau banyak masalah, aku melihat ternyata bunga 1 kampus denganku dan menggambil jurusan yang sama yaitu jurusan kesling(kesehatan lingkungan), dan aku anak baru waktu itu, aku ingin berkenalan dng bunga, namun aku melihat ia masih sibuk dan akupun bersabar menuggunya sambil aku bermain dengan teman-teman baruku yang lainnya, mereka semua asik-asik atau karena aku baru jadi belum tahu kenakalan mereka, aku hanya menunggu rasa sabar karena aku ingin melihat siapakah sebenarnya bunga itu?

Tiba –tiba aku melihat bunga jalan menuju papan tulis aku pikir dia hanya menghapusnya ternyata ia memperingatkan kepada teman-teman laki-laki untuk tidak merokok di dalam kelas, namun apa yang terjadi! Aku melihat seorang laki-laki menghampirinya dan bertanya pada bunga,” hei bunga apa hak mu melarang merokok kami?emanya kami minta uangmu untuk membeli rokok?” bunga pun menjawab” sahabatku kita adalah anak-anak kesehatan lingkungan apakah kalian lupa tugas kita adalah mencegah terjadinya pencemaran tapi kenapa kalian malah yang mencemarinya?” halah ko ini bunga sok tahu! Ujar teman-teman bunga dan bunga pun segera pergi dan menjauh karena ia merasa tugasnya sudah selesai untuk mengingatkan teman-temannya,

aku sangat terharu melihat bunga yang sangat aktif di kampus walau banyak laki-laki yang membencinya karna bunga selalu melarang dan membicarakan soal merokok, tapi bunga sadar karena itu adalah tugasnya untuk mencegah terjadinya pencemaran dan mengingatkan teman-temannya, walaupun banyak sekali yang menyepelekan bunga, kemudian aku mendengar bahwa bunga di pukul oleh seorang laki-laki karena ia hanya mengingatkan jangan merokok di dalam kelas akupun segera menghampirinya, dan membawa bunga pergi, bunga hanya mengelus dada dan berdoa agar diberi kesabaran selalu agar kita semua jadi seorang sanitarian yang sehat semua, ujar bunga, dari situlah aku berteman dengan bunga, dan ternyata aku melihat bunga memang dia sangat peduli terhadap linkungan,apalagi kesehatan.hari-hari pun berjalan dan dalam selang beberapa bulan aku mendengar bahwa laki laki yang memukul bunga papanya sakit kritis dan ada di RS,

 teman-teman pun segera menjengunya dan sesampai di rumah sakit aku dan teman-teman lainya menayakan pada laki-laki itu, penyakit apa yang diderita sang ayahnya itu, dan ternyata dokter menjelasakan bahwa ayahnya sedang menggidap penyakit kanker dan paru-paru, aku melihat bunga hanya termenung dan aku tidak tahu apa yang sedang ia pikirkan kenapa ia tak banyak bicara, karena aku penasaran dan aku pun mendekat kepada bunga. “ bunga apa yang sedan kau pikirkan?kenapa wajah mu terlihat lemas dan loyo?” bunga pun tiba-tiba memeluk ku” dan berkata; aku telah gagal memberi tahu kepada laki-laki itu, ayahnya terserang penyakit itu karna ulah anaknya, yang merokok, ayahnya sebenarnya sudah berhenti merokok tapi karna laki-laki itu tidak mau berhenti dan terkena asapnya.

 Maka ayahnya jatuh sakit” ooo ternyata bunga merasa sedih karena laki-laki itu dan teman-temanya tidak mau mendengar bunga,aku sangat terkejut ternyata usaha bunga untuk mencegah tidak di tanggapi dan akhirnya sudah fatal, aku pun berkata pada bunga kalau peristiwa ini adalah peringatan bagi teman-teman kita, dan kamu bunga, kamu tidak usah berkecil hati ini pun bukan salah mu melainkan mereka tak mau mendengarmu, setelah lama kami dirumah sakit aku dan teman-teman akan segera pulang kerumah masing-masing dan aku melihat tampaknya laki-laki itu menyesal dan malu akan melihat bunga, dan kami pun segera berpamitan untuk pulang.

Setelah aku sudah sampai di rumah dan sedang beristirahat aku melihat bunga dengan kak lestari sedang berolahraga, dan tiba-tba aku mendengar kak lestari menasehati bunga untuk bersabar kita sebagai manusia hanya bisa berdoa supaya semuany baik-baik saja, awalnya aku tak mengerti namun setelah mereka menyebut nama laki-laki itu(herman) maka aku pun mengetahuinya apa yang mereka bicarakan itu, dan tak lama kemudian aku melihat dan mendengar bunga mendapat telfon dari salah satu temanya bahwa ayah herman telah di panggil sang maha kuasa, bunga pun terdiam dan menagis dan dia segera bersiap-siap untuk pergi ke rumah duka dan aku pun segera menyusul, dan dalam perjalanan bunga tak lagi banyak bicara dan hanya terdiam aku pun binggun di tambah lagi kak lestari membawa mobilnya sangat cepat. Tapi sudalah aku pun menahan rasa takut ku karena memang sedang gawat, setelah sampai di rumah duka, bunga pun segera masuk dan bersalaman kepada teman-temanya dan segera menemui herman untuk mengucapkan bela sungkawan dan memberi motifasi agar herman tetap sabar dan ikhlas akan kepergian ayahnya itu, herman sangat sedih dan terpikul melihat ayahnya sudah pergi meninggalakan dunia ini,


2 minggu kemudian setelah kepergian ayahnya herman 

Pagi hari sewaktu aku dan bunga berangkat ke sekolah ternyata dan tidak biasanya herman dan teman-teman sudah ada di dalam kelas dan membaca buku, dan setelah aku dan bunga sampai di dalam kelas herman tiba-tiba mendekat pada bunga dan miminta maaf dan dia mengakui kesalahnya, dan aku mendengar yang anehnya ia berjanji tidak akan merokok lagi dan akan membantu bunga untuk menggingtkan teman-teman yang lain, bunga pun menjatuhkan air matanya karena ia begitu tersentuh dan berkata”ALHAMDULLILLA” ternyata kalian sudah tahu man yang baik dan mana yang buruk. Dan akhirnya aku mlihat keindahan yang lebih di ruangan saat ini, aku mendegar hanya gurau risau dan diskusi mereka yang sangat baik, dan tak ada lagi pertengkaran di kelas ku, dan herman pun segera memindahkan ketua kelas yang lam dig anti dengan bunga, subhanaALLAH……. Walhamdulillah ….. akhirnya semua ini ada hikmahnya.

Waktu terus berjalan dan aku melihat bunga dan herman sangat akrab dan sudah mulai mengadakan suiping untuk memberantas agar teman-teman tidak merokok lagi. Dan alhasil kita jadi jurusan terhandal dan terkompak di kampus. Dan kak lastri pun sangat bangga terhadap bunga dan bunga pun sangat senang dengan hasil yang dia perbuat dan itu atas kehendak dan izin ALLAH semata.


Dan aku pun sudah dapat berbagi kepada kalian dan pesanku janganlah kalian menyepelekan orang disekitar mu dan berbuatlah yang terbaik bagi dirimu sendiri dan orang lain.

Perjalananku masi panjang 

Aku hanyalah seseorang yang sangat kerdil da mata ALLAH swt, hari-hari yang kita jalaninin terkadang membuat kita lelah dan menyesal kenapa kita hidup di dunia ini begitu banyak persoalan yang sering kita hadapi dan begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia hanya untuk melakukan dosa, dan tanpa kita sadari banyak orang merugi karena kita dan pastinya kita juga yang lebih merugi, baik disini kita akan membahas tentang masalah kehidupan kita sehari-hari.

Dalam kehidupan kita sehari hari seharusnya kita harus menjalanin hari dengan hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin, itu tapi hanyalah sebuah belakang dan hanya bisa dilakukan bagi orang yang mempunyai AQ yang tinggi dan sangat menganggap bahwa hidup itu adalah sangat penting, terkadang kita ingin merbah hidup kita, tapi itu hanya latar belakang saja, karena kita tak pandai mengatur waktu, oleh sebab itu bagi para remaja yang sulit menjalani hidup di dunia ini mereka hanyalah orang yang belum tahu arti hidup sesunguhnya, kita sebagai makhluk social kita harus gunakan itu untuk bersosialisasi dengan banyak orng yang pastinya orang itu lebih mempunyai banyak pengalaman dan sangat menghargai waktu.

Kita tak mugkin akan berjalan dengan sukses jika kita tidak terbangun dari masa lalu kita, seharusnya kita harus lebih tahu siapa yang menciptakan kita,dan mengapa kita hidup?sesungguhnya kita hidup adalah anugerah yang terindah karena sebenarnya musuh kita di dunia ini hanyalah syetan, jika kita bisa melawan semua ajakan syetan maka kita akan selalu bersyukur dan menikmati arti hidup yang sesungguhnya, perjalanan kita masih panjang oleh sebab itu jangan lah sekali kali kamu terjebak dalam jebakan syetan karna jika kita sudah terjebak maka syetan itu sudah ada dalam diri kita dengan membawa kuncinya itu, seperti banyak remaja zaman sekarang syetan syetan sudah ada dalam diri meraka dengan merek kunci masing masing, seandainya mereka sadar mereka pasti akan takut dan berusaha menjauh dari syetan2 itu,tapi itulah syetan yang terbuat dari api, manusia dapat di contohkan sebagai plastic jika terkena rasa panasnya api itu maka plastic itu pasti akan meleleh dan habis terbakar tapi jika plastic itu berada dalam lautan maka plastic itu tidak akan pernah habis dan memerlukan proses yang cukup lama, itulah manusia, kita harus jauh dari syetan dan harus mendikat kepada sang maha pencipta niscaya kita akan berada dalam kedamaian seperti air didasar laut.
selesai .


Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 4:47 PM

0 comments:

Post a Comment