BAB II DO BOD KUALITAS FISIK AIR

A. Landasan Teori 1. Sungai Sungai dapat didefinisikan sebagai saluran di permukaan bumi yang terbentuk secara alamiah yang melalui saluran itu air dari darat mengalir ke laut..

Aku mendengar dan melihat 2

aku datang lagi di desa baru yaitu desa bui-bui, aku melihat ada seseorang gadis yang sangat polos, ia tampaknya tinggal bukan dengan ke2 orang.

BAB V KESIMPULAN SARAN DO BOD

A. Kesimpulan 1. Kualitas fisik air (warna, bau dan suhu) sungai Anafre, sungai APO Gudang tidak memenuhi syarat di bagian tengah dan muara. .

saat bersama poltekes jayapura

Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan dan menyedihkan bagi kita-kita, yups karena nanti sore kita sudah upaca yudisium ne, ya bahagianya karena kita sudah menyelesaikan perkuliahan.

sahabat dan cinta dimana kamu?

apa yang harus kulakukan? dimanakah sahabtku hari ini tiada kabar? huh jangan bosan-bosan ya? pastinya, karna cinta dan persahabat tidak akan lepas dari kehidupanku, dan aku harap begitu dengan kalian.hehe.

Saturday, January 5, 2013

BAB 1 BRIKET

BAB 1
PENDAHULUAN

Usaha pemanfaatan sampah organik sebagai briket
A. Latar belakang
1. Analisa faktor eksternal 

Pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk yang terus meningkat seiring peluang usaha yang semakin ketat serta untuk mendapat modal usaha sulit di Indonesia menyebabkan pertambahan konsumsi energi di segala sektor kehidupan seperti transportasi, listrik, dan industri.Sehingga secara langsung menimbulkan permasalahan sampah kota, yaitu sampah organik atau sampah anorganik yang pada khususnya dihasilkan pasar-pasar tradisional.Selain itu dari data didapat bahwa pemakaian energi per kapita masih rendah dibandingkan dengan negara lainnya. Konsumsi per kapita pada saat ini sekitar 3 SBM (setara barel minyak) yang setara dengan kurang lebih sepertiga konsumsi per kapita rerata negara ASEAN. Diperkirakan kebutuhan energi nasional akan meningkat dari 674 juta SBM tahun 2002 menjadi 1680 juta SBM pada tahun 2020, meningkat sekitar 2,5 kali lipat atau naik dengan laju pertumbuhan rerata tahunan sebesar 5,2% (KNRT,2006). Sedangkan cadangan energi nasional semakin menipis apabila tidak ditemukan cadangan energi baru. Sehingga perlu dilakukan berbagai terobosan untuk mencegah terjadinya krisis energi.

Mulai tahun 2007 kerosen atau minyak Tanah sudah di konversikan ke elpiji dan tidak disubsidi lagi untuk masyarakat umum (harga keekonomian tanpa subsidi Rp.6.000,00) dan
saat ini harga minyak tanah Rp.8.000,00 per liter dan sangat sulit di dapat. Kondisi ini menyebabkan penggunaan kayu bakar atau arang kayu sebagai sumber energi untuk keperluan sehari-hari semakin meningkat dan dikuatir kan akan mengeksploitasi dan merusak hutan atau lingkungan,maka perlu diupayakan teknologi alternatif atau tepat guna yang lebih murah dan efektif dalam penggunaannya.

Kegunaan dari program ini adalah memberikan suatu solusi terhadap permasalahan kelangkaan energi dan masalah penanggulangan limbah organik di Indonesia melalui bentuk briket, sehingga dapat menjadi suatu wujud penyelesaian masalah suplai energi di masyarakat, salah satu alternatif wujud pengabdian masyarakat oleh industri (CSR atau corporate social responsibility), serta rujukan program yang dapat didukung oleh Pemerintah dan memberikan peluang usaha untuk mahasiswa pada khususnya juga masyarakat ada umumnya.

a. Segmentasi pasar
Dengan luas pasar sekitar 5 htr, memungkinkan kami dengan leluasa menjual dan mengecerkannya kepada penjual-penjual lain karna di dalam pasar tersebut belum ada yang berdagan briket ini, sehingga kepercayaan kita untuk menjualnya sangat mantap.
Karena pasar yang ingin dituju adalah masyarakat umum, maka kami akan memberikan pelayanan yang baik serta didukung dengan suasana nyaman yang tercipta dari interior yang kami tata sedemikian rupa sehingga memancarkan kehangatan dan kenyaman. 

b. Konsumen analisa
Para konsumen briket ini sangat senang dengan adanya bahan bakar yang ramah lingkungan dan dapat menyala dengam baik tanpa banyak asap dan dapat menyala dengan baik, sehingga para konsumen meminta lebih diperluas dan dipertahankan di desa tersebut. Tapi selain didesa tersebut orang yg tinggal di kota dan mempunyai usaha jual sate ia lebih senang sekarang menggunakan briket ketimbang tempurung.

c. Pesaing
Dalam penjualan briket ini belum banyak pesaing,masih sedikit sehingga, kita pintar-pintar menjaga kualitas dan mutu tetap terjaga dan tau dimana tempat untuk membuka cabang baru khususnya didesa-desa.dan sehingga jika ada pesaing baru maka mereka sudah dapat membedakan mana yang sudah lama berproduksi dan mana yng baru, dan kita pun dalam penjualan briket ini kita selalau melakukan pendekata- pendekatan dan memberi bonus-bonus dengan pelangan kami .


2. Analisa faktor internal

a. Sumber daya alam
1. Dari segi bahan cukup baik karna tumbuhan kelapa ada dimana-mana
2. Tepung kanji pun mudah di dapat dan singkong pun tumbuhan yang mudah di dapat juga. 

b. Bahan baku
1. Tepurung kelapa
2. Kanji yang terbuat dari sari singkong(tepung singkong)

Cara membuat
Mahasiswa bekerja sama dengan koperasi dan dinas kebersihan pasar untuk menunjang sarana dan prasana produksi
Produksi briket tempurung kelapa

• Tahap persiapan dan pengeringan
Pilah dan pilih sampah organik, seperti daun-daun, tongkol jagung, sepet, sisa sayuran dll, lalu keringkan.
 Penyiapan bahan pembantu (tepung kanji, air, dll)
 Siapkan alat tungku metal, alat penggiling arang, alat pencampur, dan pencetak.

• Tahap devolatilisasi/pirolisis.
  1.  Bahan baku dimasukkan ke dalam tungku metal melalui atas sebanyak 1/3 bagian dan kemudian dibakar.
  2.  Setelah agak penuh kira-kira 4/5 drum (sudah terisi sampah dan asap sudah putih) kemudian lubang atas ditutup.
  3. Selama proses pembakaran harus dijaga agar tidak ada udara yang keluar masuk ssecara leluasa. Jika ada udara keluar masuk drum, maka pembakaran tidak menghasilkan arang melainkan abu.
  4.  Jika asap keluar dari lubang mengecil, ada dua kemungkinanan yaitu apinya padam atau pembakaran sudah selesai.bila sudah selesai segera buka tutup cerobong asap dan pengotrol udara. Lama proses pengarangan 2-4 jam.
  5. Bila sudah dingin, buka tutup tungku.
  6.  Keluarkan arang.
• Tahap penggilingan
  1.  Masukkan arang ke dalam mesin penggiling untuk mendapatkan serbuk / bubuk arang kemudian ayak dengan penyaring halus. Arang yang masih kasar hancurkan ulang.
• Tahap pencampuran / mixing
  1.  Campur arang halus dengan bahan perekat yaitu tepung kanji, dengan perbandingan 7 : 1. Arang 7 kg dengan kanji 1 kg ke dalam mesin pencampur/di uleni seperti membuat donat. Tunggu sampai rata dan kekentalanya seperti pasta, bila dikepal tidak terburai.

• . Tahap pencetakan atau pengepressan
Masukkan pasta arang tersebut ke dalam mesin cetak/bisa juga menggunakan pipa pvc. Setelah padat potong sepanjang 6 cm.

• Tahap pengemasan / packing
Tempatkan briket kedalam kemasan yang sudah tersedia. Briket siap dipasarkan.

c. Perbedaan
Minyak tanah Briket arang
• I kg arang biketakan habis terbakar untuk memasak selama 16 jam(harga eceran Rp. 2.000,-)
• Dalam walctu 16 jam rnenghabiskan arang bdket I kg = Rp. 2.000,-.
• Tidak menimbulkan polusiAlat yang digunakan adalah tungkudari lanah liat ( anglo )
• Alat memasak yang igunakan tidak menjadi kotor dan hitam.mcnjadi kotor / hitam.
• I liter minyak tarah akan habis terbakar untuk memasak selama 4 jam (Harga eceran Rp. 2.500,-)
• Dalam waktu l6jam akan menghabiskan 4 liter x 2.500: Rp.10.000,-.
• Menjadi penyebab Polusi.
• AIat memasal menggunakan kompor minyak biasa.
• Alat memasak yang digunakan mcnjadi kotor / hitam.

d. Dana
Kebutuhan biaya proyek terdiri atas biaya investasi dan biaya tenaga kerja. Biaya investasi adalah biaya yang diperlukan untuk pengadaan sarana produksi terdiri atas: tempurung kelapa,dan kanji

B. Fokus sasaran konsumen
1. Sasaran primer
Sesuai misi pemberdayaan. Misal : kepala keluarga, tetangga, anak sekolah
Di dalam kita menawarkan usaha briket ini kita yang pertama membirikan sasaran primer terlebih dahulu, dari keluarga, mereka bisa mempromosikan atau memperlihatkan briketya jika ada tamu atau temanya yang datang. Sehingga memudahkan kita untuk memperluas sementara di daerah sekitar kita.

2. Sasaran skunder
Sesuai misi dukungan sosial. Misal: Tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama
Jika di dalam lingkungan kelurga dan sekitarnya kita sudah dapat maka kita perluas lagi dengan mendatangi para tokoh-tokoh yang ada di lingkungan/daerah kita,sehingga masyarakat lebih mempercayainya dan tetap barthan memilih briket yang lebih aman.
‘’ para tokoh aja pakek kita juga pakek donk!!!!’’

3. Sasaran tersier
Sesuai misi advokasi. Misal : Pembuat kebijakan mulai dari pusat sampai ke daerah
Jika semua masyarakat sudah mempercayai briket arang ini dan dapat di terima di masyarakat setempat dan apalagi para tokoh pun menggunakan dan mempercayai keunggulan briket ii maka kita minta persetujuan mereka karna dengan persetujuan mereka usaha briket ini dapat di perluas lagi, dari daerah ke luar daerah, dari kota ke luar kota dan diri Negara ke luar Negara itu yang di ingnkan dalan pencapain usaha briket ini dan dapat pula memperbaharui tingkat ekonomi yang ada. Dan berkurangnya pengangguran yang ada di sekitarnya.


C. TUJUAN USAHA 

  1. . Membantu menguranggi pencemaran limbah organik pada khususnya yang aktivitas masyarakat, ( tempurung kelapa)
  2.  Menerapkan pemakain terbaru dan ramah lingkungan
  3.  Menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat yang sangat membantu dalam mengatasi masalah lingkungan
  4.  Meningkatkan taraf hidup masyarakat
  5.  Menguranggi pengganguran.







Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 2:49 PM

sayup

saat malam telah tiba
saat mata mulai sayup
dan saat itulah perasaanku
mulai bertanya-tanya.......

aku pun terbangun dan membuat coretan dalam dalam
kini aku sendiri..
kini aku sayup....
kini aku tak tau arah perasaan ini menuju ke arah mana,,,
aku sendiri tanpa tau apa yg aku rasakan..
takut....
sepi.....
sunyi...,
ingin ku menutup mataku
aku sangat lelah, tapi perasaan ini tak bisa membawa ku untuk istirahat,,,,,

jika malam ini, segera..
dan aku sambut pagi segera...

mungkin aku tak akan seperti ini,,,,,,
hilangkanlah rasa takut ku ini...
aku mohon,,,
aku ingin istirahat....

suara itu masih terdengar..
terdengar...
terdengar...

perasaan ini masih bertanya-tanya..
terdengar lagi..
terdengar lagi,,,

setiap nafas ku
setiap hirup ku
setiap pikuk ku

masih terdengar
terdengar lagi
terdengar lagi

aku pun mulai berdiri dan bangun untuk tak mendengar yang membuat ku sayup.......
ter dengar tak terdengar....

Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 8:47 AM

melihat mendengar

sekitar jam 5 pagi, aku seperti biasanya,aku bersama temen-temen jalan pagi, ya berhubung hari libur, di saat aku jalan santai aku bertemu dengan sahabat lamaku, aku kira dia masih tinggal di rumah dulunya di kampung papeda, teryata dia pindah ke kampung cilok, yaa aku pun tak sabar segera menemuinya karena keberadaanya disini membuat aku bertanya-tanya, aku pun mendekatinya dan berusaha bersahabat denganya, tapi apa dia tetap seperi dulu dengan sosoknya yg polos dan pendiam, susah di tebaknya, yah pastinya aku juga ga mau tinggal diam dunk, xixi, mau tau kan ceritanya kenapa dia berada di kampung cilok????

keesok harinya, sekitar jam 4 sore aku menuju kampung cilok, yah berhubung aku dan temen-temen sedang berburu, ya pastinya g mau ketinggalan dunk dengan letak posisi kampung ini, eh teryata indah lo g kalah dengan kampung papeda??xixi eh saat aku berjalan-jalan dan jalan, aku melihat seorang anak yg tinggal di kampung papeda itu, waduh aku lupa namanya ne, ziapa ya?? ehh aku kasih nama luluk aja deh, habisnya lupa, jadinya luluk deh!! xixi aku terus membuatnya nyaman dengan ku dan menceriakan semunya biar aku ga susah cari tau gitu, hehe dan teryata saat aku mulai memainkan berbagai caraku untuk mengetahui apa sebabnya dia pun menceritakannya:

pada waktu itu aku memang bertahan di kampung papeda, tapi aku tak mau merepotkanya? aku hanyalah anak yg tak membuat  bahagia or pun bangga sama aku, apa yg aku usahan dan apa yang aku kerjakan mereka semua membuatku bertanya2? ya apakah semua ini diterima dengan baik atau hanya sekedar lintasan, sore itu biasanya mereka berkumpul di ruang keluarga, dan aku pun sepeti biasanya aku selalu mencoba bergabung dan berusaha bersatu bersamanya, tapi aku merasa di kecilkan, dan aku merasa selalu rendah di mata mereka, sehingga aku tak kuasa menahan air mata ku ini, aku pun bergegas menuju kamar, dan aku pun mulai berfir hal-hal negatif yg membuatku sangat tak berarti, waktu terasa lama, dan kapan aku bisa membuat mereka bahagia dan tau akan betapa aku sangat menyayanginya dan aku ingin mereka memberi aku perhatian, tapi apalah arti itu semua jika aku selalu berfikir negatif. dan saat itu pun aku sering kali diam diri di kamar kecil ku , aku selalu berusaha menghilangkan rasa sakit dan benci yg ada dalam pikiranku, tapi terkadang aku tetap berfikir yg bisa membuatku lemah dan tak tau arah, aku pun memutuskan untuk bersikap biasa saja n tak biasa. sore itu aku berada dalam kamar ku, mereka semua berbondong-bondong untuk pergi ke pesta, tapi mengapa mereka tak memanggil ku, kenapa yg lain di ajak pergi sedangkan aku di biarkan begitu saja, aku harus bagaimana??

dan ternyata mereka pun pergi juga, aku pun hanya diam n diam tak tau apa yg harus aku lakukan, setiap apa yg aku kerjakan dan apa yg aku lakukan selalu saja mereka tak mau menghargai hasil dan kerjaku, hanya mereka yg dipilih, dan waktu terus berjalan...... libur pun telah tiba, aku pun memutusksn untuk pergi berlibur dan membawa semua barang ku, dan teryata orang tua ku datang, aku tak pernah cerita apa yg membuat ku sakit dan sedih. dan pada akirnya orang tua ku meminta izin untuk membawaku pulang tapi mereka tidak tau apa maksud ke 2 ortu ku, dan beberapa hari aku tidak di kampung papeda lagi tapi salah seorang mencariku , sehingga itu membuat ku masih sulit meninggalkan kampun papeda itu, dan akhirnya aku pun memutuskan untuk tetap bertahan disana, dan aku pun harus lebih sabar n kuat menghadapi semua ini,, dan sesampai disana aku kembali, semua berubah, ya aku pikir berubah lebih baik untuk ku, tapi untuk mereka, yang membuat aku bisa kembali tryata aku tidak bisa kembal, ya kamar kecil ku menjadi gudang?? apa yg harus aku lakukan, aku harus melangkah kemana, mencari jalan yg terbaik buat kita semua. aku pun terus berjalan mencari jalan ku, kamar kecil ku, yg menemaniku saat suka dan duka kini aku harus bener mninggalkan mereka..... aku tetap berjalan apa adanya, yg aku tidak tau pa yg aku lakukan ini salah ato tidak, benar atau salah?? hujan panas aku terus berjalan mencari pengganti kamar kecil ku, ,, sejujurnya berat aku meninggalkan mereka tapi... mungkin n semoga ini yg terbaik buat kita,.....

gitu to ceritanya, udah e, dia menangis ne, aku jadi bingung sebenarnya aku masih penasaran ne dng jalan ceritanya, but sudah dulu ya sampai disini aja ceritanya kasian dia, ets ga dunk, dia itu bukan sosok yg lemah or pun sosok yang merugikan, semuanya kan tergantung dari diri sendiri, ya kan? jalani semuanya dengan tetap berfikir positif dan tetap melangkah untuk mencapai kesuksessan....dan kita semua menjadi orang yang selalu berfikir positif dan pastinya jangan ber kecil hati yaa... ayo mulailah dari sekarang karena sekarang kamu pasti bisa! semangat3x!!




Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 6:44 AM