Sunday, June 10, 2012

perjuangan cinta 4



1 tahun kemudian
Setelah lama mereka lama berhubungan pada akhirnya kakak adam menyurhnya untuk menemui kedua orang tuaku, aku sangat kaget dan tidak siap karna aku takut jika nanti aku tidak bisa melanjutkan kuliahku, aku sangat bingung dan harus bagaimana, mengapa hawa ketakutan karna ayah hawa sangat keras dan oleh sebab itu hawa sangat takut akan kehilangan cita-citanya dan cintanya, dan untung hawa mempunyai seorang sahabat karib yang bisa membantu hawa saat dia bingung dan tidak tahu harus bagaimana dan pada saat itulah hawa sedikit mulai tenan, dan tiba saatnya adam harus pergi pulang kampung dan menemui orang tua hawa untuk meminta izin ingin menjadi orang terdekat hawa, dan pada saat itu ayah hawa biasa saja dan menanggapi dan memberi nasehat adam dengan baik, adam pun sangat senang kitika adam datang dan diperbolehkan dekat dengan hawa, namun hawa di rumah japur selalu menunggu kabar dari adam dia khawatir dan ketakutan apa yg akan terjadi lagi padaku, masalah apa yg akan terjadi lagi,namun hawa pun berusa sabar dan sabar untuk menjalanin ini semua karna semua ini sudah diatur oleh sang maha kuasa, setelah hawa menunggu lama dan ternya tak lama kemudia adam memberi kabar, dan hawa berharap itu kabar baik untuknya, dan ketika adam menelfonnya dan memberi kabar ternyata kabar baik yg dibawa adam bahwa ayah hawa telah mengizinkan adam untuk menjadi orang terdekat hawa, hawa melihat adam sangat gembira dan hawa pun ikut gembira namun tak segembira adam karna sebelum ibu hawa menjelaskan semuanya hawa masi ragu dan takut masalahnya ayah hawa adalah ayah yg sangat keras sehingga ga gampang untuk meebut hatinya, namun hawa menetutupi semua itu dari adam, dan berusaha tegar semoga ini benar2 terjadi, dan setelah adam memberi kabar kepada hawa dan pada saat tengah malam ada telfon dari ayah hawa, dan hawa sangt cemas apa yg akan dibicarakan oleh ayahnya itu hawa benar2 takut,dan hawapun mengangkat telfon dari ayahnya dan benar ternyata hawa dimarahin oleh ayahnya dan ayahnya bilang kalau dia tidak boleh melanjutkan kuliahnya dan disuruh pulng kampung, hawa hanya merasa sakit hati dan merasa ganas karna adam tidak tahu dan tidak mau dengar apa kata hawa, lalu pada malam itu selesai telfon denganayahnya hawapun segera menceritkan kejadian ini semuanya kepada sahabatnya, dan ternyata sahabat hawa itu bisa membuat hati hawa semakin tenang dan menjadi lebih tegar, hawa harinya2 sangat ketakutan dan untuk beberapa hari hawa tidak berani menghubungi keluarganya karna hawa tidak mau masalahnya menjadi besar, dan hawa berharap ibunya segera menelfonya dan membei kabar,dan ternyata benar hati seorang ibu bisa merasakan disaat anaknya butuh, dan ibunya hawa pun menasehati hawa, dan setelah hawa mendengar nasehat dari ibunya hawa semakin lebih tenang, dan ketika itu baru hawa menceritakan kepada adam, sebenarnya hawa sulit sekali menceritakan kalu ayahnya telah memarahi hawa, tapi hawa tidak mau adam gembira dalam kepalsuan, dan dengan berat hati hawa menceritakan kepada adam,adam pun sangat kaget dan bingung harus berbuat apa, apa yg sebenarnya terjadi. Dan hawa pun segera menasehati adam, adam pun masih belum terima sehigga adam jatuh sakit, hawa semakin bingung di tambah lagi jarak mereka sangat jauh karna adam ada di wari,dan hawa ada di japur, hawa sangat cemas dengan keadaan adam. Dan setelah hari-hari yang dijalani dengan kecemasan lalu hawapun memberanikan diri untuk menghubungi keluarganya walau ada rasa takut dan ternyata ibu hawa yg mengangkatnya, dan Alhamdullah ibu bilang semunya sudah biasa saja dan itu berkat Allah swt dan sahabat ku yg selalu mendoakan aku. Sehingga menjadikan keadaan ini menjadi lebih baik, dan akupun segea mengabari adam, dan adam pun masih sangat cemas dan belum pecaya seutuhnya. Biarlah adam menunggu kepastian dan jawabanya sendiri jika dengan kata2ku adam tidak mau percaya, dan pada saat adam akan pulng ke japur, adam bingung harus bagaimana, dan serba salah datang kerumah takut salah, tidak datang salah sehingga itu membuat adam semakin bingung, sehingga adam menyuruh hawa untuk menanyakan kepada ibunya dan ibu hawa meminta izin kepada ayah hawa, dan ayah hawa pun mengizikanya, sehingga semenjakkejadian itu adam bisa diterima keluarga hawa meski belum sepenuhnya. Tamat

Posted by: Nurul Puji
titleblue, Updated at: 7:30 AM

0 comments:

Post a Comment