ini semua salah ku, ini sebabku, ku tau kamu tak tahan lagi....
sore ini aku pulang dari kampuz dan hari ini adalah hari tanpa cinta dan kasih sayang apalagi kebahagia di hari ini, aku tidak merasakan, kecuali kasih sayang yg selalu Alloh swt, hari ini aku sangat lelah dan karna kesibukan ku, hari ini tugas kampus banyak banget yah kalau sibuk itu sudah biasa namun yang tidak biasa adalah aku mendengar mama ku menangis dan sedih.. aku tidak sangup lagi, saat lelahnya aku, tiba2 mama tlfn berulang kali, setelah aku angkat telfon dari mamaku, mamaku memberi kabar kalau mama tidak jadi datang ke jayapura, padahal aku sudah mengharap dan berharap mama datang, karna aku kangen banget sama mama, tapi setelah aku tanya kenapa mama tidak jadi datang mama malah menangis dan menagis aku semakin bingung ada apa ini, dan mama bilang malahan adek ku sudah ada di bandara dan mau ke jayapura, aku semakin bingung karna belum lama dia ada dimanokwari, dan akupun tetap setia mendengarkan penjelasan mama, dan ternyata adek ku mendadak harus dikirim ke jayapura untuk mendaftar polisi di jayapura, aku semakin bingung, dan ternyata itu benar2 mendadak dan tidak ada yang tahu sehingga tidak ada persiapan hanya dokumen2 yg dia bawa, dan yang bikin sedih mama adalah dia tidak membawa uang karna memang sangat mendadak mama aja ga bisa antar adek ku ke bandara dan mama juga tidak tahu kalau adeku akan di bawa ke japur secara mendadak, dan dia ada di kota manokwari pada waktu mau mendaftar tapi berhubung orang bilang dia harus dibawa ke japura dan besok adalah hari penututupan pendaftaran, sehingga dia saat dkota yg sebenarnya hanya sekedar mendaftar dia harus pergi hari ini juga, seingga tidak bisa berpamitan secara langsung, dan sisa uang ade ku tinggal 20 ribu di saku nya, itu yang membuat mama kasian dan pakain pun hanya di badan aja, yah pokoknya benar2 mendadak sehingga tidak ada persiapan sama sekali, aku sangat sedih ketika mendengar mama ku menceritakan ini, dan sudah 3 malam terakir ini bapak dan adik iparnya sibuk kesana kemari hanya buat adek ku,supaya tidak di bawa kejapur lagi, e malah ga tahunya malah mendadak harus ke japur, sungguh itu membuat aku dan keluargaku kaget, aku sangat sedih sekali semoga adeku bsa bertahan dan karna mama bilang dia ikut orang dan tidak boleh menghubunginya sembarang waktu, sebelum telfon harus sms dulu tanya apakah bisa ditelfon atau tidak? aku sungguh bingung aku sebagai kakak merasa tidak berguna, dan aku sebagagai kakak aku hanya bisa berdoa semoga ini awal yang akan menjadikan akhir yang menjadi sebuah senyuman yang paling indah untuk semua, dan itulah ceitanya, saat aku selesai telfon mama aku harua berusaha sabar dan lebih sabar untuk menahan rasa kngenku dengan mamaku dan adek ku yang bungsu, dan selain mamaku yang bikin aku sedih, ditambah lagi saat aku telfon mamaku, pacarku menelfonku, sehingga noq sibuk dan pacarku mengira aku telfon dengan cowok lain, dan itu membuat ku marah dan apalagi dia menuduhku yg ga jelas aku semakin marah dan tak menghiraukan dia, maafkan aku kasih, tapi aku tidak suka kalau kamu sering memojokkan ku, tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan ditambahlagi sahabat karibku pun dari tadi malam belum kasih kabar, padahal dia udah janji akan mengabariku sepulang dia pergi untk menghilangkan rasa betenya itu, tapi sampai sekarang belum ada kabar, aku sudah malu jika aku yang harus memulainya terlebih dahulu, karna aku tidak mau menjadi kan masalahnya yang dia hadapi semakin menjadi besar, dan tetap aku harus berfikir positif agar aku dan dia tetap menjadi sahabat sejati, salam ukhua ya sahabatku, dan aku pun segera mendengarkan musik yg sangat keras dan diam dikamar untuk menghilangkan rasa sedih ku, dan capek ku, aku tak mau dengar siapapun untuk sementara ini, dan memang aku orang yg tidak penting kalau aku tidak memulainya tidak hp ku ini seperti kayu.... dan aku tak mau berfikir lebih dalam jika itu membuat diriku semakin lelah aku terdiam di dalam kamar sampai nanti memang ada yang membutuhkan ku. dan memang benar hari ini tanpa cinta dan kasih sayang dari mu, yang ada hanya lelah karna mu.......



0 comments:
Post a Comment