pagi pun tiba...
jam 5 vera pun sudah bangun lebih dulu dari orang tuanya, dan vera pun membangunkan ke dua orang tuanya, mereka pun kaget karena vera tidak biasanya membangunkan untuk sholat subhu, dan mereka pun segera bangun, dan melakukan sholat berjamaah, dan seperti biasanya kedua orang tua mereka selasai sholat mereka pun mengaji, dan vera pun mengaji, walau ga banyak, dan vera pun setelah selesai mengaji, vera menuju dapur dan mempersiapkan sarapan, dan beres-beres rumah. orang tua mereka masih bingung siapa yang membuat vera bisa berubah secepat ini, tapi ayah vera belum percaya sepenuhnya, karena ini baru terjadi 1 kali dan belum terulang lagi, tapi kan yah anak kita sudah berusaha, ya semoga aja, ga cuma sekali ini aja, ujar ibunya, yang membela vera.
vera pun setelah selesai, langsung menyuruh kedua orang tuanya untuk sarapan bersama, dan vera pun memimpin doa tanpa di suruhnya, dan setelah selesai sarapan, vera pun pamitan berangakat kuliah, karena vera tidak ingin membuat sintia kecewa, tapi.... ternyata di tengah jalan vera melihat ada seorang laki-laki yang sedang memarahi ibunya di pinggir jalan, sehingga vera pun menolongnya, karena sepertinya di aniaya gitu, dan watak vera yg preman kembali keluar, dan memarahi si anak tersebut, karena sikap anak tersebut sudah keterlaluan, dan kemudia anak laki-laki itu pergi meninggalkan ibunya, dan vera pun membawa ibunya pergi ketempat yang aman, tapi ibu tadi menolak dan memberi tahu tempat persembunyian nya yang aman, katanya, dan sampai di tempat yang di maksud vera pun membersihkan luka ibu tadi dan vera pun terkejut, saat luka di bersihkan, vera malah di todong pisau dan laki-laki tadi pun datang dari belakang dan megikat vera, dan teryata kedua tadi adalah sama preman yang ingin merampok vera, dan 2 hp dan dompet vera pun di ambilnya, dan beruntungnya vera tidak terluka, dan setelah mengambil barang milik vera pun, kedua preman tadi langsung pergi meninggalkan vera, vera pun sendirian dengan keadaan tangan terikat dan beruntung kaki vera tidak di ikat sehingga vera bisa berjalan keluar dan minta tolong, dan akhirnya vera pun ada yang menolongnya, tapi sepertinya vera sudah terlambat masuk kuliah, dan vera pun berlari dengan cepat menuju kampus dengan tidak sadar kalau bajunya kotor.
Sintia di kampus menunggu kedatangan vera kenapa vera belum datang juga, apakah vera tidak menepati janjinya, sintia pun sangat kecewa tapi juga cemas, dan bel masuk pun telah datang tapi vera pun belum juga datang, dan saat pelajaran di mulai, sintia juga tak kunjung datang,dan setelah beberapa lama vera datang dengan terburu buru sampai-sampai menabrak meja sintia, dan jatuh pingsan, semua pun kaget dan bingung ada apa ini, apalagi sintia, sintia sangat cemas dan khawatir. vera pun langsung di bawa ke klinik yang ada di kampusnya, dan sintia pun ikut menemani vera, dan sintia pun heran, ada apa, kenapa pakainnya vera kotor semua, dan seperti bercak darah, apa mungkin vera pergi ke tempat nongkrongnya kemudian dia berantem, atau habis ganggu orang, sintia pun tak sabar ingin segera tau apa yang terjadi pada vera, karena hanya vera yang tau kejadian sebenarnya.
setelah sadar vera, yang ada di ruangan klinik hanya sintia, dan vera pun terdiam saat melihat sintia, dan hanya melontarkan kata maaf, sintia hanya diam, dan mengira vera sengaja melakukan itu, dan tak mau berusaha untuk berubah. dan vera pun menjelaskan yang sebenarnya, dan itu terserah sintia saja, percaya atau tidak, dan sintia pun langsung memeluk vera dan meminta maaf, vera pun berkata, teryata jadi orang baik itu lebih susah ya dari orang jahat, iya vera, tapi kehidupan orang baik akan lebih bermakna dari pada orang jahat, dan hidupnya tidak tenang.. dan dari peristiwa itulah sintia percaya dengan vera, dan vera pun sangat menghargai usaha sintia untuk berusaha agar vera menjadi lebih baik.
dan sekarang vera pun berubah, dan mempunyai banyak teman, dan sering juga mendapat juara 2 dan sintia 1, mereka sudah sepeti saudara dan keluarga, seperti kakak beradik, dan kedua orang tua vera pun menganggap sintia seperti anaknya sendiri. jadi ya bahagia....itu lah hidup, terkadang kita berada di bawah dan terkadang di atas, karena bumi ini memang berputar dan siapa yang bisa merbah kehidupannya untuk lebih baik dan mempertahankan kebaikannya, maka semua akan damai dan berada dalam ketenangan



0 comments:
Post a Comment