BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.Landasan teori
1. Pengertian sanitasi
Sanitasi adalah usaha kesehatan masyarakat yang menitik beratkan pada pengawasan terhadap berbagai macam faktor lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan manusia.
2. pengertian rumah sakit
Rumah sakit adalah sebua institusi perawatan profesional yang pelayanan disediakan oleh dokter ,perawat dan tenagah ahli kesehatan lainnya(Wikipedia indonesia).
Dalam lingkup rumah sakit,sanitasi berarti upaya pengawasan berbagai faktor lingkungan fisik, kimiawi dan biologik dirumah sakit yang menimbulkan atau mungkin dapat mengakibatkan pengaruh buruk terhadap kesehatan petugas,penderita,pengunjung maupun masyarakat disekitar rumah sakit
Sanitasi rumah sakit merupakan upaya dan bagian yang tak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan dirumah sakit dalam memberikan pelayanan dan asuhan pasien yang sebaik baiknya
Tujuan sanitasi rumah sakit adalah menciptakan kondisi rumah sakit agar tetap bersih,nyaman,dan dapat mencegah terjadinya infeksi silang serta tidak mencemari lingkungan.
3. Ruang lingkup sanitasi rumah sakit
Ruang lingkup sanitasi rumah sakit meliputi
Penyehatan ruang bangunan dan halaman rumah sakit
Hygiene dan sanitasi makanan minuman
Penyehatan air
Pengelolaan limbah
Pengelolaan tempat pencucian
Pengendalian serangga dan tikus
Dekontaminasi melalui disinfeksi dan sterilisasi
Pengamanan radiasi
Upaya promosi kesehatan lingkungan
Unit / instansi rumah sakit
4. penyehatan ruang bangunan dan halaman rumah sakit meliputi
a. Lingkungan bangunan
Ruang bangunan dan halaman rumah sakit adalah semua ruangan / unit yang ada padah batas pagar rumah sakit (bangunan fisik dan kelengkapannya) yang dipergunakan untuk berbagai keperluan dan kegiatan rumah sakit.lingkungan rumah sakit harus memiliki batas yang jelas dilengkapi dengan pagar yang kuat dan tidak memungkinkan orang atau binatang peliharaan keluar masuk dengan bebas,harus tersedia tempat parkir,lingkungan rumah sakit juga harus bebas dari banjir,asap rokok, dan mempunyai cahaya yang cukup.
Lingkungan rumah sakit harus bebas dari debuh,tidak becek dan tidak terdapat genangan air bahkan lantai dibuat menuju ke saluran terbukah atau tertutup .
Saluran air limbah domestik dan limbah medis harus tertutup dan terpisah. masing masing dihubungkan langsung dengan instalasi saluran pengolahan limbah.
Ditempat parkir ,halaman,ruang tunggu dan tempat tempat tertentu yang menghasilkan sampah harus disediakan tempat sampah
Lingkungan ,ruang dan bangunan rumah sakit harus selalu dalam keadaan bersih dan tersedia fasilitas sanitasi secara kualitas dan kuantitas yang memenuhi persyaratan kesehatan sehingga tidak memungkinkan menjadi tempat bersarang dan berkembang biaknya serangga, binatang pengerat, dan binatang penggangu lainnya.
b. Konstukruksi bangunan rumah sakit.
Konstruksi bangunan rumah sakit harus bersih dan terawat yang meliputi :
1.Lantai
2.Dinding
3.Ventilasi
4.Langit-langit
5.Konstruksi balkon,beranda dan talang
6.Pintu
7.Jaringan instalasi
8.Lalulintas antar ruangan
9.perlengkapan fasilitas pemadam kebakaran
c. Ruang bangunan
Penataan ruang bangunaan dan pengunaannya yaitu dengan mengelompokan ruangan berdasarkan tingkat resiko sbb
a. zona resiko rendah
b. zona resiko sedang
c. zona resiko tinggi
d. zona dengan resiko sangat tinggi
d. fasilitas sanitasi rumah sakit yang meliputi :
fasilitas penyediaan air minum dan air berrsih sesuai kebutuhan 500lt/tempat tidur/hari dan terrdistribusi terus menerus
fasilitas pembuangan sampah limbah cai dan gas
fasilitas kamar mandi
e Kualitas lingkungan fisik yang meliputi
. kualitas udara ruangan
. pencahayaan
. penghawaan
. kebisingan



0 comments:
Post a Comment